Showing posts with label Seks. Show all posts
Showing posts with label Seks. Show all posts

Ini Dia yang Bikin Pistol Pria Tak Bisa 'Berdiri'

Disfungsi ereksi alias impotensi merupakan gangguan kesehatan yang paling ditakuti pria. Berbagai macam cara bisa dicoba pria untuk menunjukkan 'kejantanannya' tersebut. Ketahui apa saja yang membuat kelamin pria tak bisa 'berdiri'.


Untuk dapat ereksi (tegangnya kelamin) dengan sempurna, penis membutuhkan elastisitas pembuluh darah dan ritme jantung yang stabil untuk memompa darah ke bagian tersebut.

Namun ada beberapa faktor yang membuat darah tidak terpompa secara sempurna, yang akhirnya membuat senjata pria tidak mampu 'berdiri', antara lain seperti dilansir webmd, Kamis (5/4/2012):

1. Depresi
Otak adalah zona sensitif seksual yang sering diabaikan. Gairah seksual dimulai di kepala (otak) dan terus berjalan ke bawah (penis). Depresi dapat mengurangi keinginan Anda untuk bercinta dan menyebabkan disfungsi seksual. Ironisnya, banyak obat yang dipakai untuk mengobati depresi juga dapat menekan dorongan seksual dan membuat pria lebih sulit mendapatkan ereksi.

2. Alkohol
Banyak yang berpikir bahwa minum sedikit alkohol dapat meningkatkan mood untuk bercinta, tetapi kebiasaan minum alkohol dapat membuat pria lebih sulit untuk ereksi. Penggunaan alkohol yang tinggi dapat mengganggu ereksi, tetapi efek ini biasanya sementara.

3. Obat-obatan
Obat-obatan juga dapat menyebabkan disfungsi ereksi, seperti beberapa obat tekanan darah tinggi, obat penghilang nyeri dan antidepresan. Obat-obat ilegal seperti amfetamin, kokain dan ganja juga dapat menyebabkan masalah seksual pada pria.

4. Stres
Tidak mudah untuk mendapatkan mood bercinta ketika Anda sedang kewalahan dengan pekerjaan di tempat kerja atau rumah. Stres dapat merugikan berbagai bagian tubuh, termasuk penis. Atasi stres dengan membuat perubahan pada gaya hidup, seperti melakukan relaksasi dengan olahraga secara teratut, cukup tidur dan mencari bantuan dokter bila perlu.

5. Kemarahan
Kemarahan dapat membuat darah naik ke wajah, tapi tidak ke tempat yang pria butuhkan ketika ingin melakukan hubungan seks. Kemarahan baik yang langsung ataupun tidak, dapat berkontribusi untuk masalah kinerja di kamar tidur.

6. Kegelisahan atau kecemasan
Semua kecemasan yang dapat membuat Anda takut dan menghindari keintiman, ibarat lingkaran setan yang menempatkan tekanan besar pada kehidupan seks Anda.

7. Kegemukan
Pria yang kegemukan alias obesitas tidak hanya menurunkan rasa percaya diri tetapi juga kemampuan di kamar tidur. Pria yang obesitas menghasilkan lebih sedikit hormon testosteron, yang penting untuk menaikkan gairah seksual dan ereksi. Kelebihan berat badan juga terkait dengan tekanan darah tinggi dan pengerasan pembuluh darah, yang dapat mengurangi aliran darah ke penis.

8. Citra diri negatif
Bila Anda tidak menyukai apa yang Anda lihat di cermin, mudah untuk menganggap pasangan tidak akan menyukai pandangan tersebut. Citra diri yang negatif dapat membuat Anda khawatir dan menurunkan kinerja saat mencoba melakukan hubungan seksual.

9. Libido rendah
Libido rendah tidak sama dengan disfungsi ereksi, tetapi banyak faktor yang menyebabkan disfungsi ereksi juga dapat mengurangi libido (gairah seksual). Harga diri yang rendah, stres, kecemasan dan obat tertentu, semua juga bisa mengurangi gairah seks. Ketika semua kekhawatiran terikat saat berhubungan seksual, maka minat Anda pada seks dapat menukik tajam.

10. Kondisi kesehatan
Banyak kondisi kesehatan yang dapat mempengaruhi saraf, otot atau aliran darah yang diperlukan untuk mendapatkan ereksi. Diabetes, tekanan darah tinggi, pengerasan pembuluh darah, cedera tulang belakang,dan multiple sclerosis dapat berkontribusi untuk terjadinya disfungsi ereksi.

Operasi untuk mengobati masalah prostat atau kandung kemih juga dapat mempengaruhi saraf dan pembuluh darah yang mengontrol ereksi.

Mengintip Perbedaan ML Dan Having Sex

Perbedaan ML Dan Having Sex - Ini perbedaan ML dan having Sex mungkin semua pasti sudah akrab atau mengenal yang namanya having sex dan making love. Having sex dan Making Love (ML) adalah suatu peristiwa sex yang sama, NAMUN berbeda KONTEKS nya. Anak2 muda jaman sekarang, khususnya di Indonesia sering sekali menggunakan istilah ML dalam menjelaskan suatu hubungan intim dengan pasangan, baik bukan pacaran, pacaran, atau menikah.


Apakah keduanya sama? TIDAK!

1. Having sex
Having sex adalah perbuatan sex(coitus) yang dilakukan oleh kedua lawan jenis/sejenis TETAPI tanpa dasar rasa CINTA melainkan hanya perasaan TERTARIK belaka. Kedua pelaku ini melakukan sex hanya berdasarkan insting birahi. Mau tau kurang lebih rasanya seperti apa? Anda sekalian pasti pernah menonton BLUE FILM? Pernah anda merasa terpuaskan dengan dengan film-film tersebut? Itulah rasanya, puas, nyaman tetapi membuat gelisah. Entah karena perasaan bersalah, ataupun perasaan yang lain.

2. Making Love
Making Love adalah suatu peristiwa seksual (coitus) yang dilakukan kedua pasangan DIDASARKAN rasa cinta. Perasaan cinta yang mendasari hubungan mereka berdua akan memberikan suatu sensasi yang luar biasa, dan jauh lebih nikmat dibandingkan dengan having sex. Perpaduan sentuhan kedua lawan jenis yang saling mencintai akan memberikan suatu efek kimiawi pada tubuh kita yang akan berdampak memberikan perasaan bahagia, tenang, damai, nyaman, dan luar biasa.

Para dokter juga sepakat bahwa sex karena cinta bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Mao tau rasanya seperti apa? Temukan cinta sejati kalian dan MENIKAHLAH! Karena sebagus apa pun BLUE FILM yg kalian tonton, tidak akan bisa menandingi itu semua.

Ini Dia Alasan Kenapa Wanita Bersuara Saat Bercinta

Saat sedang berhubungan seksual, kebanyakan wanita akan mengeluarkan suara-suara erangan. Tapi jangan disangka suara itu selalu merupakan tanda bahwa sang wanita sedang mengalami orgasme. Lantas apa?


Sebuah studi baru yang dilakukan oleh peneliti dariUniversity of Central Lancashire mengungkapkan bahwa suara yang dibuat wanita saat berhubungan seksual tidak sesuai dengan orgasme, tetapi dilakukan untuk membantu pasangannya mencapai klimaks.

Studi menemukan ‘copulatory vocalisation (vokalisasi sanggama)’ paling sering dibuat oleh wanita sebelum mencapai klimaks, yang artinya itu bukan merupakan tanda wanita mengalami orgasme.

Temuan ini berdasarkan analisis dari 71 responden wanita dengan usia rata-rata 22 tahun. Studi bertujuan untuk mengetahui apakah ekspresi vokal wanita selama hubungan seksual dipicu oleh orgasme atau terjadi secara independen.

Kebanyakan wanita yang disurvei mengatakan mencapai orgasme selama foreplay, tapi yang paling sering vokalisasi dilakukan untuk membantu pasangan mencapai klimaks.

“Data ini dengan jelas menunjukkan pemisahan waktu wanita mengalami orgasme dan membuat vokalisasi sanggama, dan menunjukkan bahwa setidaknya ada unsur tanggapan yang berada di bawah kendali kesadaran, wanita memberikan kesempatan untuk memanipulasi perilaku pria untuk keuntungan mereka,” ujar peneliti, seperti dikutip dari Mid-day.

Menurut Dr John Grohol, pendiri situs Psych Central, wanita tampaknya bersuara saat berhubungan seks tidak untuk mengekspresikan kenikmatannya sendiri, tetapi lebih banyak untuk membantu klimaks pasangannya.

“Mungkin vokalisasi ini adalah bagian dari script seksual ideal, atau setidaknya dilakukan dalam menanggapi apa yang wanita percaya tentang keinginan pasangan,” tambahnya.

Mengintips Evolusi Tempat Mesum ABG dari Jaman Ke Jaman

Mungkin Agan Agan Pernah denger yang namanya Evolusi, Perubahan dari bentuk lama ke bentuk yang lebih baru dengan design yang unik dan menarik, contoh evolusi yang bisa kita lihat secara nyata adalah evolusi perubahan model mobil toyota kijang dari jaman kijang buaya - kijang kotak - kijang grand - kijang kapsul sampai sekarang toyota kijang innova. 


Tapi gmana jadinya kalau tempat mesum ABG juga bisa berevolusi, yang mulanya di awal tahun 90-an losmen, bungalow, motel, rumah kos menjadi tempat mesum para ABG, Petualang Cinta, Sampai Pasangan Selingkuh. Nah semua itu seolah olah terlihat wajar di tahun 2012 ini. Yang Mungkin berbeda dan sangat tidak wajar di tahun 2000-an ini adalah tempat mesum atau esek-esek lebih terkesan ekstrim, bisa dibilang tempat mesum para ABG atau anak Sekolahan ekstrim karena mereka mesum di tempat-tempat yang tidak sepantasnya dijadikan tempat mesum alias tempat melepas nafsu birahi.

Mungkin Bagi agan agan yang baru pertama kali baca berintips.com masih belum percaya, kalau evolusi tempat mesum para ABG atau Anak Baru Gede Sangatlah ekstrim dibandingkan tahun 90-an.

Untuk Lebih Jelasnya Inilah Beberapa Foto Foto yang diperoleh dari berbagai sumber di Google.com yang setidaknya dapat menjelaskan tentang Evolusi Tempat Mesum ABG dari Jaman Ke Jaman.





Ga Mau Foto Adik Adik Atau Agan Agan Masuk Berintips Dengan Topik Skandal Foto dan Video Mesum di Warnet Kan ?

Makanya Jangan Sekali Sekali Pernah Berbuat Mesum atau Asusila, Ingat Masih di Bawah Umur
Kalau Mau Gituan, Apalagi sampai Mesum di tempat - tempat umum kaya warnet, toilet, trus difoto atau divideo lagi.. Mending tunggu sampai Nikah, supaya lebih berkesan Malam Pertamanya Alias Belah Duren nya.

Pesan : kalau Kita sayang sama Pacar Kita, Hendaknya Kita Harus Bisa NGEJAGA dia, Bukan NGERUSAK.

Nah Supaya Ga terlalu Serius and Tegang, Nih Ada Foto Cewek ABG Perawan dan Cowok Penjantan Perkasa Mesum di atas Pohon
Cekidot :


hahaha.. jangan ditiru ya? kalau ga mau dibilang MONYET

Berintips : Kumpulan Berita, Informasi dan Tips
Follow Berintips On Twitter @Berintips

Bahayakah Menelan Air Mani?

SAAT melakukan oral pada Mr P, terkadang air mani yang dikeluarkan saat ereksi bisa jadi sengaja atau tidak sengaja terminum oleh sang istri. Apakah itu berbahaya?


Air mani yang berisi sperma tersebut adalah hasil dari sebuah proses ejakulasi. Ketika dikeluarkan dari Mr P, air mani berupa cairan putih yang kadang-kadang mengandung warna kuning atau abu-abu.

Terdapat beberapa alasan seorang wanita akan menelan sperma pasangannya, salah satunya karena berfungsi sebagai pemuas erotis bagi mereka. Beberapa juga ada yang menelan sperma suami sebagai tanda kepatuhan.

Tapi apakah hal tersebut berbahaya? Atau apakah justru ada manfaatnya bagi kesehatan?
Ternyata, air mani telah dibuktikan oleh ilmu pengetahuan mengandung sejumlah besar nutrisi bagi tubuh manusia. Menurut para ahli, satu kali aktivitas ejakulasi mengandung sekitar 150 mg protein, 6 mg lemak, 11 mg karbohidrat, 3 mg kolesterol, 3 persen zat besi dan tembaga, 7 persen potasium. Secara keseluruhan, air mani saat ejakulasi mengandung 0,7 kkal, seperti dilansir Healthmad

8 Mitos Seputar Edukasi Seks

Setiap anak muda memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan seks secara akurat dan seimbang, termasuk informasi tentang alat kontrasepsi, misalnya kondom.


Lengkapi dengan penjelasan mengenai pelayanan kesehatan yang profesional, seks yang aman, dan sebagainya. Jangan sampai hak itu terabaikan, gara-gara kita lebih percaya mitos.

Inilah beberapa mitos tentang pendidikan seks yang masih merongrong sebagian besar masyarakat. Mitos ini sebaiknya perlu diluruskan sehingga generasi muda mendapatkan informasi yang tepat dan benar tentang kesehatan reproduksi dan seksual.

1. Mitos: Pendidikan seks hanya perlu diberikan kepada orang yang mau menikah. Fakta: Menurut sebuah penelitian, sikap seperti itu tidak bakal menunda aktivitas seksual di kalangan remaja. Justru pemahaman yang sangat sedikit dan keliru tentang seksualitas memudahkan banyak remaja terjerumus ke dalam perilaku seks tidak sehat.

2. Mitos: Pendidikan seks mendorong para pelajar menjadi aktif secara seksual. Fakta: Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengevaluasi 47 program di Amerika Serikat dan beberapa negara lain. Dalam 15 studi, pendidikan seks dan HIV/AIDS menambah aktivitas seksual dan tingkat kehamilan serta infeksi menular seksual. Namun, 17 studi lain menunjukkan, pendidikan seks dan HIV/AIDS menunda aktivitas seksual, mengurangi jumlah pasangan seksual, juga mengurangi tingkat kejadian infeksi menular seksual dan kehamilan yang tak direncanakan.

3. Mitos: Mengajarkan alat kontrasepsi akan mendorong para pelajar aktif secara seksual dan meningkatkan angka kehamilan pada remaja. Fakta: Para ahli yang telah mempelajari isu ini menyimpulkan, pendidikan tentang seks dan HIV/AIDS yang komprehensif, termasuk program ketersediaan kondom, tidak menambah aktivitas seksual, tetapi justru efektif dalam mengurangi perilaku seksual berisiko tinggi di antara para remaja.

4. Mitos: Kerap terjadi kegagalan alat kontrasepsi sehingga kita lebih baik mengajari para remaja untuk bersikap menghindarinya. Fakta: Kontrasepsi modern sangatlah efektif, asalkan memilih jenis yang benar-benar cocok dan digunakan secara benar. Rata-rata kehamilan pada perempuan yang menggunakan suatu jenis pil sekitar 0,03 persen, sementara yang memakai kondom untuk perempuan sekitar 21 persen, dan yang tanpa KB sekitar 85 persen. Bandingkanlah.

5. Mitos: Alat kontrasepsi tidak menangkal HIV dan infeksi menular seksual lainnya. Fakta: Memang hanya kondom yang memberikan perlindungan yang signifikan terhadap penularan infeksi seksual, termasuk HIV. Itu sebabnya para remaja sebaiknya mendapat pendidikan yang benar mengenai kondom.

6. Mitos: Kondom memiliki angka rata-rata kegagalan yang tinggi. Fakta: The National Institutes of Health (TNIH) menjelaskan, kondom sangat efektif untuk menangkal penularan HIV dan mencegah kehamilan. TNIH juga melaporkan, studi laboratorium memperlihatkan bahwa kondom mampu mencegah penyakit akibat infeksi menular seksual yang lain, seperti gonore, klamidia, dan trichomoniasis.

7. Mitos: Kondom tidak dapat melindungi kita dari HPV (Human papillomavirus). Fakta: Kondom memang tidak dapat menangkal infeksi virus pada bagian tubuh yang tidak tertutup kondom. Namun, TNIH melaporkan, penggunaan kondom dapat mengurangi risiko penyakit yang terkait dengan HPV, misalnya kanker serviks. Penyakit jenis ini dapat dicegah dengan penggunaan kondom secara konsisten dan efektif, serta deteksi dini HPV melalui pemeriksaan pap smear.

8 Mitos: Kondom tidak efektif untuk mencegah penularan HIV. Fakta: TNIH mengonfirmasikan bahwa kondom merupakan alat kesehatan masyarakat yang efektif untuk melawan infeksi HIV. Studi lain di Eropa terhadap yang disebut pasangan HIV-serodiscordant (pasangan di mana salah satunya sudah terinfeksi HIV dan yang satu sehat) menunjukkan tidak terjadi penularan pada pasangan yang sehat, di antara 124 pasangan yang menggunakan kondom setiap kali mereka berhubungan seks. Pada pasangan yang tidak secara konsisten menggunakan kondom, sekitar 12 persen terjadi penularan pada pasangan yang sebelumnya tidak terinfeksi.

Sumber : sehatnews.com
Berintips : Kumpulan Berita, Informasi dan Tips
Follow Berintips On Twitter @BerinTips

Peran Ayah Membentuk Karakter Seks Putrinya

Kasus-kasus seks pranikah makin banyak. Selain mengindikasikan adanya masalah dalam sistem keluarga, khusus untuk remaja, seks pranikah menunjukkan miskinnya informasi yang didapat anak lewat orangtuanya. Tentu saja, orangtua tidak bisa berharap banyak jika informasi mengenai seks diberikan saat anak menjelang remaja; apalagi kalau mereka mulai mengenal lawan jenis atau berpacaran.


Anak-anak perempuan yang menerima cinta yang cukup dari ayah mereka tidak mudah mengubar-umbar cinta ke sembarang pria di sekitarnya.

Penjelasan itu sebaiknya diberikan sejak dini, ketika anak mulai bertanya-tanya soal tubuhnya. Orangtua membangun atmosfer yang menyenangkan bagi anak untuk berdiskusi, kemudian menggunakan setiap kesempatan secara sadar untuk memberi penjelasan, sedikit demi sedikit, sesuai pengertian anak-anak kita.

Membentuk identitas dan karakter seks anak perempuan

Penelitian Ilmu Psikologi menemukan bahwa peran ayah sangat besar dalam menumbuhkan rasa keberhargaan dalam diri anak, baik pria maupun wanita.

Salah satu sisi pengaman anak perempuan kita agar tidak mudah terjebak dalam seks pranikah adalah kedekatan dengan sang Ayah. Dia membutuhkan figur seorang pria yang baik, pengasih dan penyayang. Dia pertama-tama mengenal “dunia” pria dari sang ayah. Dia mendapatkan identitas seksual sebagai perempuan dari sang Ayah yang memperlakukan dia sebagai anak putri dengan baik.

Dia bangga menjadi seorang wanita karena ayahnya menekankan itu di rumah. Karena itu dia berusaha menjaga kesuciian dirinya sebagai perempuan, dan tidak ingin mengecewakan ayahnya hanya karena kesenangan pergaulan dengan temannya.

Kelimpahan kasih, penghargaan dan pujian dari sang Ayah, akan membuat putri kita tak mudah jatuh dalam rayuan gombal temannya. Yang mendekati putri kita hanya untuk kepentingan pribadinya. Putri kira tahu menilai mana pria yang bertanggungjawab dan mana yang tidak. Anak kita tidak kan sembarangan menyerahkan dirinya pada laki-laki yang integritasnya tidak jelas. Dia punya patron, pria yang baik seperti Ayahnya.

Anak-anak perempuan yang menerima cinta yang cukup dari ayah mereka tidak mudah mengubar-umbar cinta ke sembarang pria di sekitarnya. Dia mendapat cukup cinta dan perhatian dari pria terbaik dalam hidupnya saat ini, yaitu ayahnya. Dengan kasih sayang dan memberi kebutuhan anak, maka karakter seksual anak terbentuk dengan baik. Inilah modal dia mampu berkata TIDAK, saat digoda dalam pertemanannya dan terhindar dari hubungan seks pranikah.

Sebaliknya, jika dia tidak punya model dan kasih pria yang baik di rumah, dia akan mencari cinta dari teman-teman pria di luar rumah, dalam pergaulannya. Tapi akan Sangat bahaya jika dia mendapatkan di tempat yang salah, pertemanan yang tidak bertanggungjawab.

Para Ayah, jangan sampai mengabaikan kebutuhan putra putri kita. Anak-anak yang diabaikan ayahnya mengalami hambatan emosi tiga kali lipat dibandingkan mereka yang kekurangan kasih ibu. Tidak heran Kitab Suci penuh dengan petunjuk tentang peran para ayah. Tuhan memberikan peranan yang besar pada seorang ayah dalam keluarganya.

Menjelang remaja sebagai Ayah kita perlu menanamkan pentingnya menghormati ibu dan menghargai perempuan. Melatih anak-anak untuk belajar saling menghargai dalam pernikahan lewat relasi diantara kita dan pasangan.

Penutup

Keluarga adalah tempat anak belajar menjadi suami, istri dan nilai sebuah keluarga. Salah satu yang harus dipelajari seorang anak laki-laki adalah menghargai dan menghormati perempuan. Demikian juga putri kita menghargai pria. Keluarga juga tempat anak kita diterima apa adanya, termasuk saat dia gagal memenuhi harapan kita sebagai orang tua.

Untuk pencegahan, maka setiap orangtua harus memastikan bahwa remajanya memiliki perasaan “diri saya berharga”. Rasa diri berharga ini didapat dari perasaan aman dan dikasihi yang berasal dari ikatan yang sehat dengan orangtua, yang dibangun sejak bayi.

Selain itu, tentu saja perlu pengalaman spiritual dalam hidup anak-anak. Mereka sadar betul bahwa dirinya begitu berharga sebagai ciptaan, dan dikasihi Allah. Demikian besar Allah mengasihi dirinya, dan kasih itu dia lihat dari Ayah dan Ibunya.

Berintips : Kumpulan Berita, Informasi dan Tips
Follow Berintips On Twitter @Berintips

Kenapa Pria Malas Berhubungan Seks Saat Istri Hamil?


Ada banyak pria yang mengalami masalah saat harus melakukan hubungan seks, terutama ketika istri sedang hamil. Hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan biologis, sehingga menurunkan minat untuk melakukan hubungan seksual.

Banyak ibu hamil mengeluh bahwa pasangan mereka tidak lagi tertarik untuk berhubungan seks saat hamil, atau bahkan tidak dapat melakukannya. Namun, tak sedikit pula ada pria yang menganggap istri mereka terlihat lebih seksi saat hamil.

Lantas apa masalahnya yang sebenarnya membuat para pria enggan melakukan hubungan seks saat hamil? Berikut adalah beberapa alasannya, seperti dikutip geniuspregnancy:

1. Kehadiran "orang lain"

Beberapa pria merasa tidak nyaman ketika melakukan hubungan intim saat hamil karena mengetahui mengetahui bahwa anaknya berada di dalam ruangan, yang dia sebenarnya sangat ketahui.

2. Takut melukai bayi

Sebagian besar pria percaya bahwa mereka mungkin akan mengenai kepala bayi saat melakukan penitrasi. Padahal ini jelas tidak mungkin. Anda (istri) harus menjelaskan hal tersebut kepada suami Anda.

3. Takut menyakiti pasangan (istri)

Komunikasi adalah hal yang sangat penting pada tahap ini. Anda harus menjelaskan kepada suami tentang apa yang dapat dilakukan dan apa yang tidak. Misalnya, katakan padanya untuk tidak melakukan tekanan pada area perut Anda. Itu tugas Anda untuk meyakinkan dia bahwa segala sesuatunya akan baik-baik saja selama melakukannya dengan posisi yang tepat dan tidak membahayakan Anda.

4. Positioning

Anda harus menerima kenyataan bahwa bukan suatu perkara yang mudah untuk menemukan posisi yang tepat saat berhubungan intim kala istri sedang hamil. Tapi Anda dapat terus mencobanya dan mencari posisi alternatif yang lainnya.

5. Takut kalau sperma memicu kelahiran prematur

Pada situasi tertentu, hal ini memang mungkin saja terjadi. Sperma mengandung apa yang disebut prostaglandin, yang dapat memicu bayi lahir lebih cepat. Tetapi kondisi ini hanya akan terjadi apabila usia kehamilan sudah mendekati persalinan. Anda dapat menjelaskan hal ini kepada pasangan (suami) Anda bahwa seks saat hamil tidak akan menimbulkan masalah.

6. Keintiman tidak harus berhubungan dengan seks

Beberapa pria berpikir bahwa banyak cara untuk bersenang-senang tanpa terlibat dalam hubungan seksual. Untuk yang satu ini, mungkin Anda harus mengingatkannya dengan penuh gairah.

7. Pria tidak sadar bahwa ketika hamil wanita lebih intens mengalami orgasme

Beberapa wanita dapat mencapai orgasme lebih cepat daripada biasanya, bahkan dapat terjadi beberapa kali terutama saat hamil. Seluruh alat kelamin dan daerah panggul, termasuk rahim ukurannya membesar dengan volume darah, dan area vagina menjadi lebih sensitif. Setiap jenis rangsangan, walau hanya sekadar fantasi, seringkali cukup untuk memicu libido wanita kala hamil.

Amankah Bercinta di Dalam Air?


Sepertinya seru ya bercinta dalam air. Ada sensasi berbeda yang tidak didapat ketika bercinta di tempat-tempat "biasa". "Selama dilakukan dengan wajar, hubungan seksual dalam air bisa dijadikan variasi," tambah Dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, M.Kes (MMR).

Menjadi tidak wajar, lanjutnya, bila terlalu banyak "jurus akrobatik" yang digunakan selama bercinta. Berhubungan seksual dalam bathtub seperti di film, bila tidak hati-hati, mungkin membuahkan kecelakaan-kecelakaan kecil, seperti terpeleset dan kepala kejedut. Apalagi kalau bathtub yang dipakai berukuran terlalu kecil, salah-salah bukan adegan romantis yang didapat, tapi malah perasaan kesal yang muncul gara-gara kecelakaan-kecelakaan kecil tadi.

Secara medis hubungan seksual yang dilakukan di air sebenarnya aman-aman saja. "Apalagi secara alami vagina dapat memproteksi kuman yang ada dalam air agar tidak terbawa masuk," kata dokter rehabilitasi medik dan konsultan seksologi yang berpraktik di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur ini.

Justru air secara tidak langsung akan bermanfaat untuk membersihkan tubuh, termasuk organ intim. Sayangnya, selama ini ada persepsi yang kurang tepat tentang dampak buruk dari aktivitas seksual dalam air. Yang dimaksud adalah kemungkinan terjadinya emboli, alias sumbatan dalam pembuluh darah. "Itu tidak benar," tukas Ferryal, "Emboli akan mungkin terjadi bila hubungan seksual dilakukan saat wanita sedang menstruasi karena saat itu mulut rahim dalam keadaan terbuka."

Tipis peluang terjadi kehamilan
Sebagai variasi, bercinta di air jelas bisa membangkitkan gairah untuk hubungan selanjutnya. Meski begitu, Ferryal mengingatkan, "Variasi ini sebaiknya tidak dilakukan pasangan yang mendambakan kehamilan."

Pasalnya, saat berada dalam air, secara alami vagina akan memproteksi agar tidak ada kuman yang masuk. Kondisi tersebut dapat menyebabkan sperma pun "ditolak". Kalau sudah begini, peluang terjadinya pembuahan memang sangat kecil.

4 Lokasi "Basah" untuk Bercinta

Bercinta di dalam air memang dapat menimbulkan sensasi yang berbeda dengan jika berhubungan intim di tempat-tempat "biasa". Secara medis hubungan seksual yang dilakukan di air juga aman-aman saja. "Apalagi secara alami vagina dapat memproteksi kuman yang ada dalam air agar tidak terbawa masuk," kata Dr Ferryal Loetan, ASC&T, SpRM, MKes (MMR), dokter rehabilitasi medik dan konsultan seksologi yang berpraktik di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur.

Setelah dipastikan aman, kini Anda dapat memilih beberapa lokasi basah yang asyik dijadikan ajang "petualangan" bercinta:

* Shower /pancuran/air terjun
Bercumbu di bawah guyuran air dari shower, pancuran, atau bahkan air terjun, akan membawa Anda berdua ke suasana yang sensasional. Pijatan lembut dari terpaan air semakin melancarkan peredaran darah, sehingga meningkatkan gairah. Selain itu, air yang mengalir amat membantu melarutkan kotoran tubuh.

* Bathtub
Penuhi bathtub dengan busa. Sebagai foreplay, manfaatkan busa dengan menggunakan spons mandi untuk saling menyabuni. Teteskan essence bunga atau buah yang wewangiannya mengundang gairah. Bila perlu setel musik lembut sebagai pengiring. Cobalah bersikap relaks dan tenangkan pikiran sambil saling memijat sebelum mulai bercinta.

* Kolam renang
Sebelum memutuskan bercinta di kolam renang, pastikan lebih dahulu keamanannya. Misalnya jangan menggunakan kolam renang umum meski sedang sepi dan hanya ada Anda berdua di sana. Tak perlu khawatir kalau rumah Anda tidak dilengkapi dengan kolam renang, beberapa hotel tertentu menyediakan fasilitas private swimming pool. Ini bisa menjadi pilihan.

Sensasi yang ditimbulkan saat bercinta di kolam renang tentu berbeda dengan di bathtub. Jumlah air yang lebih banyak, serta riak air atau gelombang yang timbul akibat gerakan yang dilakukan bisa menambah gairah. Tidak percaya? Coba saja!

* Pantai
Ada beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum memutuskan bercinta di pantai. Yang pertama, jelas segi keamanan. Jangan sampai maksudnya mencoba variasi hubungan seks tapi akhirnya justru mengundang masalah. Untuk sebagian orang yang menyukai tantangan, bercinta dengan diiringi debur ombak bisa memberikan sensasi luar biasa. Apalagi kalau dilakukan malam hari di bawah terang bulan.

Yang pasti, segera setelah bercinta, bersihkan tubuh. Kandungan garam yang terdapat di air laut bila menempel di tubuh terlalu lama pasti membuat tak nyaman karena lengket.

Survey: Kebanyakan ABG Hilang Keperawanan di Umur 19

Kebanyakan Anak Baru Gede (ABG) melakukan hubungan seks pranikah pertama pada umur 19 tahun. Hal ini terungkap dari survey yang dilakukan lembaga internasional DKT bekerja sama dengan Sutra and Fiesta Condoms.

Survey dilakukan terhadap 462 responden berusia 15 sampai 25 tahun. Semua responden menyatakan pernah berhubungan seksual. Survey dilakukan pada Mei 2011 di Jakarta, Surabaya, Bandung, Bali, dan Yogyakarta.

Menanggapi hal ini, psikolog seksual, Zoya Amirin, mengatakan pada usia remaja yang merupakan masa yang labil, mereka ingin tahu semua hal. Namun terkadang mereka tidak terbuka dengan orang terdekat dan lebih senang curhat dengan sesama teman. “Hal ini terjadi pada pembelajaran tentang seks. Orang tua menganggap seks itu tabu. Akibatnya mereka cari tahu ke sumber lain, misal teman dan internet. Padahal kebeneran informasinya belum jelas."

Ia mengharapkan orang tua berperan lebih aktif. Mereka harus memberi pendidikan tentang seks sejak dini. Hal ini untuk membentengi diri dari informasi yang tidak jelas. "Seks bisa dikemas dalam bentuk tidak vulgar atau cabul. Bukan zamannya menganggap seks tabu," tambahnya.

Hasil survey tersebut menyebutkan, 88 persen hubungan seks dilakukan bersama pacar. Sembilan persen sesama jenis, terutama wanita, dan delapan persen dengan PSK untuk pria.

Umumnya mereka melakukan hubungan suami istri di tempat kos, dengan jumlah 33 persen. Hotel atau motel memiliki peminat 28 persen, sementara rumah 24 persen. Lama pacaran mereka sebelum berhubungan seksual, rata-rata satu tahun.


Kenapa Harus Berhubungan Seks Pagi Hari?


Harus terbangun akibat suara alarm di pagi hari terkadang memang cukup menjengkelkan. Tapi hal ini sebenarnya bisa Anda manfaatkan untuk memulai sesuatu yang bermakna.

Bagaimana caranya? Caranya cukup mudah. Bukan dengan segelas kopi atau teh, melainkan dengan aktivitas seks di pagi hari atau morning sex.

Menurut para ahli, melakukan hubungan seks di pagi hari dapat memberi manfaat dan membuat tubuh Anda menjadi lebih sehat. Berikut ini adalah sejumlah alasan yang menunjukkan pentingnya aktivitas seks di pagi hari :

1. Mereka yang memulai hari mereka dengan aktivitas seks, cenderung lebih sehat dan bahagia ketimbang mereka yang lebih memilih untuk minum teh dan sarapan sebelum menjalani aktivitas di luar rumah. Seks adalah salah satu cara yang paling baik untuk mengatasi stres. Hubungan seks yang menyenangkan dan dilakukan secara teratur telah terbukti menurunkan tekanan darah dan membuat kita mampu menghadapi masalah yang berkontribusi pada stres.

2. Selain itu jumlah penelitian membuktikan, berhubungan seksual di pagi hari membantu melepaskan hormon oksitosin, yang membuat Anda dan pasangan selalu merasa terikat dengan pasangan sepanjang hari. Sesaat sebelum orgasme, kadar hormon oksitosin yang menimbulkan rasa bahagia dan kasih sayang akan meningkat dalam tubuh.

3. Terlepas dari kenyataan yang menunjukkan bahwa seks rutin di pagi hari membuat Anda merasa optimis dalam menjalani sisa hari, morning sex juga membantu dalam membangun sistem kekebalan tubuh menjadi lebih kuat.
"Morning sex, membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh karena selama melakukan hubungan seks, igA (antibodi yang memainkan peran penting dalam imunitas) akan meningkat. Jika jumlah antibodi ini bertambah, Anda tidak akan jatuh sakit, tubuh juga akan terasa lebih segar dan merasa lebih bugar,"kata Dr. Debby Herbenick, seorang ilmuwan pakar seksologi terkemuka dari Universitas Indiana.

4. Percaya atau tidak, morning sex juga dapat mengurangi risiko Anda menderita berbagai penyakit seperti pilek atau flu, disamping juga dapat meningkatkan kualitas rambut, kulit, dan kuku. "Hubungan seks juga dapat meningkatkan zat yang merangsang produksi hormon estrogen, yang memperbaiki warna dan tekstur kulit dan rambut Anda," tambah Herbernick

5. Berhubungan seks pagi tiga kali seminggu dapat mengurangi resiko serangan jantung atau stroke. Riset para ilmuwan dari Queen’s University di Belfast menunjukkan, aktivitas seks di pagi hari dapat menggerakkan setiap bagian otot pada tubuh Anda. Selain itu, jantung dan paru-paru juga dilatih seperti halnya melakukan gerakan aerobik. Dalam interval selama satu jam, aktivitas seksual diperkirakan mampu membakar hingga 300 kalori yang tersimpan di dalam tubuh.

SUMBER

Mengupas 7 Mitos Seputar Masturbasi

Dalam sebuah literatur dijelaskan, masturbasi, onani, atau rancap adalah perangsangan seksual yang sengaja dilakukan pada organ kelamin untuk memperoleh kenikmatan dan kepuasan seksual. Perangsangan ini dapat dilakukan tanpa alat bantu ataupun menggunakan sesuatu objek atau alat, atau kombinasinya.

Pada banyak masyarakat, hingga abad ke-20 masturbasi dianggap sebagai hal yang tidak baik. Anggapan memalukan dan berdosa yang terlanjur tertanam disebabkan karena porsi "penyalahgunaan" pada kata itu hingga kini masih tetap ada dalam terjemahan modern, meskipun para aparatur kesehatan telah sepakat bahwa masturbasi tidak mengakibatkan kerusakan fisik maupun mental.

Tidak juga ditemukan bukti bahwa anak yang melakukan perangsangan diri sendiri bisa mengalami celaka. Anda harus menghapus semua mitos tentang masturbasi dari kepala Anda dan mendapatkan pemahaman yang baik tentang fakta-fakta sebenarnya.

Mitos 1 - Masturbasi adalah untuk anak muda
Tidak ada batas usia untuk melakukan masturbasi. Anak-anak muda biasanya aktif secara seksual dan mereka melakukan masturbasi karena tidak ada pasangan. Statistik menunjukkan, pria dan wanita dewasa melakukan masturbasi hampir setiap minggu, meskipun mereka tidak melakukannya sesering anak remaja lakukan.

Mitos 2 - Masturbasi bukan ‘sesuatu’ yang nyata
Masturbasi bukanlah seks dalam arti yang sebenarnya, karena dilakukan sendiri. Namun bukan berarti bahwa masturbasi itu tidak menyenangkan. Sejauh masturbasi tersebut dilakukan dengan melibatkan pikiran, orang yang melakukan masturbasi akan merasa senang dan terangsang sama halnya dengan mereka yang melakukan hubungan seks secara nyata. Tidak ada perbedaan besar antara masturbasi dengan kegiatan seksual yang sebenarnya.

Mitos 3 - Masturbasi buruk untuk kesehatan
Banyak cara yang dilakukan untuk mencegah masturbasi, termasuk diantaranya dengan memberikan informasi seperti masturbasi bisa menyebabkan jerawat dan dapat membuat seseorang buta. Tidak ada dasar ilmiah di balik semua klaim tersebut. Semua peneliti dan ilmuwan sepakat mengatakan bahwa masturbasi tidak berbahaya.

Mitos 4 - Wanita tidak boleh masturbasi
Studi dan statistik telah menunjukkan bahwa pria lebih banyak melakukan masturbasi dibandingkan wanita. Data tersebut tidak sepenuhnya benar, dan hanya sebagian saja yang benar. Wanita umumnya tidak pernah mengakui kalau mereka melakukan masturbasi, karena adanya pandangan negatif di masyarakat. Padahal, beberapa fakta menyatakan bahwa perempuan sebenarnya telah melakukan masturbasi.

Mitos 5 - Tidak masturbasi jika mempunyai pasangan
Mitos tersebut harus segera dihapuskan, karena banyak orang yang dalam hubungan mulai melakukan masturbasi secara diam-diam tanpa sepengetahuan pasangannya. Tidak ada aturan universal yang melarang seseorang yang sedang menjalin sebuah hubungan untuk melakukan masturbasi, karena ini merupakan kepentingan pribadi setiap orang.

Mitos 6 - Terlalu banyak masturbasi berbahaya
Mitos menyatakan bahwa masturbasi berbahaya. Padahal secara ilmiah, tidak ada efek kesehatan yang merugikan pada mereka yang melakukan masturbasi. Orang yang teratur melakukan masturbasi tidak akan mendapatkan risiko masalah kesehatan, kecuali jika sudah mempengaruhi kehidupan pribadi mereka. Pada beberapa kasus yang cukup jarang terjadi, seseorang mungkin akan kehilangan minat dalam melakukan hubungan seks dan lebih memilih melakukan masturbasi. Inilah yang seharusnya tidak boleh dilakukan, karena masturbasi dikatakan sehat selama tidak mempengaruhi kehidupan pribadi seseorang.

Mitos 7 – Orang tertentu saja yang melakukan masturbasi
Tidak ada perbedaan ketika seseorang melakukan masturbasi. Tidak peduli apakah orang tersebut berasal dari Negara tertentu, strata sosial tinggi atau rendah. Orang akan terus melakukan hal yang sama karena masturbasi dianggapnya sebagai jalan keluar untuk mereka dapat rileks dan beristirahat.

Sumber :lifemojo

Fakta yang Perlu Diketahui tentang Masturbasi


Hingga abad ke-20, masturbasi masih saja dianggap sebagai suatu aktivitas yang menyimpang. Anggapan memalukan dan berdosa ini sudah terlanjur tertanam, meskipun para ahli kesehatan telah sepakat bahwa masturbasi tidak mengakibatkan kerusakan fisik maupun mental.

Wajar jika topik ini selalu menarik untuk dibahas secara terbuka, sehingga terkadang justru menimbulkan kesalahpahaman tentang efek dari masturbasi. Untuk menjawab semua anggapan keliru yang sudah terlanjur dipercaya, Dr A.Chakravarthy, President International Association of Sexual Medicine mengemukakan beberapa hal terkait fakta-fakta kesehatan dari masturbasi.

1. Masturbasi tidak menyebabkan kebutaan

Masturbasi adalah metode normal dari aktivitas seksual baik untuk pria dan wanita. Sehingga tidak akan menyebabkan kebutaan atau masalah kesehatan lainnya. Masturbasi tidak ada hubungannya dengan hilangnya organ-organ sensorik tubuh dan merupakan aktivitas seksual yang benar-benar aman.

2. Banyak pasangan sering melakukan masturbasi setelah menikah

Memang benar adanya. Masturbasi tidak menyebabkan kondisi kesehatan, namun jika Anda melakukannya secara berlebihan bisa dikategorikan sebagai pecandu. Untuk menghentikannya Anda mungkin perlu bantuan seksolog.

3. Top Five mitos tentang masturbasi

Ada begitu banyak mitos dan kesalahpahaman tentang masturbasi, bahkan dalam masyarakat beradab. Banyak orang memiliki pengertian yang salah dan berpikir bahwa masturbasi dapat menyebabkan sejumlah kondisi berikut :

- Kebutaan

- Infertilitas (mandul)

- Kelemahan seksual

- Kehilangan berat badan dan penurunan ukuran organ

- Penurunan libido

4. Wanita masturbasi tidak mengalami kesulitan mencapai orgasme selama hubungan seksual

Hal ini karena mekanisme orgasme wanita lebih kompleks daripada laki-laki. Kurang mendapat rangsangan dan teknik seks yang tidak tepat biasanya menjadi pemicu mengapa wanita tidak mengalami orgasme.

5. Berapa batas maksimal melakukan masturbasi?

Belum ada penelitian yang menunjukkan mengenai batas aman untuk melakukan masturbasi. Hal ini tergantung pada masing-masing individu. Rata-rata sekitar 3-7 kali per minggu.

Sumber :the times of india

Tanda-tanda Jumlah Sperma Anda Normal

Secara alamiah, kaum perempuan lebih menyukai pria bersuara berat karena hal itu mengingatkan mereka pada ciri khas kejantanan. Sayangnya, menurut studi terbaru, pria bersuara maskulin tersebut ternyata jumlah spermanya sedikit.

Hal itu diungkap para peneliti dari Australia yang menemukan bahwa pria yang bernada suara rendah mengalami penurunan konsentrasi sperma saat ejakulasi.

"Testosteron memang berpengaruh pada rendahnya nada suara pria. Namun, testosteron dalam kadar yang tinggi justru bisa menekan produksi sperma," kata Leigh Simmon, PhD, pakar biologi evolusi dari University of Western Australia.

Jumlah sperma memang merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung keberhasilan pembuahan. Untuk mengetahui apakah sperma yang dimiliki memenuhi syarat, memang diperlukan analisis sperma dan cairan mani (semen) di laboratorium.

Dalam proses analisis ini ada beberapa hal yang akan dinilai oleh dokter, antara lain:

- Jumlah dan kekentalan semen

Cairan semen yang dihasilkan dari setiap ejakulasi antara 2-6 milimeter (1/2-1 sendok teh). Bila jumlahnya kurang dari itu, maka dikhawatirkan jumlah sel spermanya tidak cukup untuk mencapai sel telur. Akan tetapi, semen yang terlalu banyak juga bisa mengencerkan konsentrasi sperma. Idealnya, cairan mani harus cukup kental dan mengencer sekitar 10-15 menit pasca-ejakulasi. Cairan mani yang terlalu kental akan membuat sperma sulit berenang.

- Konsentrasi sperma

Disebut juga dengan densitas sperma, ini merupakan jumlah sperma sejuta per milimeter cairan mani. Sperma berjumlah 20 juta per mililiter dianggap sebagai normal.

- Pergerakan sperma

Yang diukur adalah persentasi sperma yang mampu berenang dan juga mencapai tujuan. Satu jam setelah ejakulasi, minimal 50 persen sel sperma harus bisa berenang maju dalam garis lurus.

- Morfologi

Ini merupakan analisis bentuk, ukuran, dan penampilan sel sperma. Setiap tes terhadap 200 sel sperma tidak boleh ada satu pun yang cacat agar bisa disebut normal.

5 Ciri Payudara Implan


Jumlah perempuan yang merasa tidak pede dengan ukuran payudaranya semakin banyak. Menurut data dari American Society of Plastic Surgeons, hampir 300.000 perempuan di Amerika melakukan pembesaran payudara di tahun 2010.

Di Indonesia meski angkanya kecil tetapi peminat operasi plastik terus meningkat. Bahkan di sebuah rumah sakit swasta di Tangerang, pasien yang berminta menjalani operasi plastik, termasuk pemasangan implan payudara, harus mengantre sampai dua bulan ke depan.

Fenomena tersebut menunjukkan bahwa orang Indonesia tidak tabu lagi untuk melakukan jalan pintas lewat meja operasi, termasuk mengisi payudara dengan implan demi meraih kecantikan.

Bagi awam, mungkin sulit membedakan mana payudara yang alami dengan yang sudah ditambah silikon. Tetapi menurut ahli bedah plastik Norman Rowe, ada 5 ciri utama untuk mengidentifikasi payudara yang ditambah implan.

1. Jarak Payudara terlalu dekat

Kebanyakan payudara perempuan berjarak sekitar 7 cm. Namun dengan penambahan implan jarak tersebut berkurang banyak. "Ketika dokter memasang implan, biasanya mereka memasangnya terlalu berdekatan sehingga hasilnya akan terlihat merapat di tengah," kata Rowe.

2. payudara Terlalu tinggi

Ciri yang paling kentara lainnya adalah jika payudara tampak terlalu tinggi ke dada. Normalnya payudara berada sejajar dengan ketiak.

3. Payudara Terlihat seperti semangka

"Payudara yang alami memiliki bentuk seperti buah pepaya atau alpukat, namun jika tampak seperti melon yang bundar atau besar seperti semangka itu merupakan tanda payudara itu tak asli," katanya. Tak seperti payudara asli yang secara alami akan mengisi bagian bawah, implan silikon biasanya diletakkan agak diatas sehingga bentuknya bundar sempurna.

4. Payudara Tampak ada bekas luka

Dokter bedah plastik pada umumnnya memakai empat titik untuk memasukkan implan ke payudara dan semuanya akan meninggalkan bekas luka atau parut. Bekas sayatan bisa terlihat di bagian bawah payudara, dekat puting, dekat ketiak, atau di atas pusar.

5. Terdengar suara di Payudara

Anda memerlukan telinga super sensitif atau ruangan yang sangat sunyi untuk bisa mendengarnya. Wanita yang melakukan pembesaran payudara menggunakan implan saline terkadang menghasilkan suara ketika mereka bergerak. "Jika implan tidak bisa mengisi seluruh bagian terkadang akan timbul kantung udara yang bisa menghasilkan suara," katanya.

Rahasia Alasan Cewek Pengen ML

Sudah kita ketahui kalo banyak cewek lebih memendam rasa pengen ML nya dengan melakukan tindakan aneh atau dengan kode-kode tertentu mengisyaratkan bahwa dia sedang birahi tinggi atau merangsang, namun ada juga yang bisa menahan untuk tidak menampakkan baik melalui kode atau isyarat, lalu apa alasan Cewek ingin ML ?


Melissa LaRicca, seorang ahli seks yang dilansir Askmen.
mengungkap, ada 9 situasi yang bisa membangkitkan hasrat seks perempuan.

Pasca Adu Argumen
Adu argumen dengan pasangan akan membuat emosi seorang perempuan kacau. Kadang adu argumen itu berakhir dengan sebuah tangisan. Saat itu dinginkan kepala Anda, akhiri argumen dengan sebuah pernyataan maaf, lalu usap air matanya. Beri pasangan Anda sebuah kecupan lembut. Dan Anda berdua akan berakhir di tempat tidur.

Perasaan Senang
Sama halnya seperti kemarahan dan kesedihan, perasaan senang juga akan menimbulkan mood bercinta perempuan. Liburan romantis atau kejutan manis akan membuat pasangan Anda senang. Kegiatan bercinta Anda pun akan menjadi seru.

Stres
Stres juga adalah satu kondisi yang bisa membuat perempuan berhasrat seks. Seks bisa membuat mereka lebih tenang, dan membuat syaraf lebih santai. Tak heran banyak perempuan yang menginginkan seks saat sedang stres.
Cemburu
Cemburu membuat emosi perempuan naik. Selain itu, cemburu juga menimbulkan rasa tidak aman (insecure) pada perempuan. Untuk menunjukkan eksistensinya, perempuan akan menunjukkan ’servis’ terbaik mereka di tempat tidur pada para pasangan. Sehingga para pria sadar begitu berharga pasangannya.

Masa Ovulasi
Setiap masa ovulasi, hasrat seks perempuan memang meningkat. Hal ini berhubungan dengan situasi hormonal yang dialami perempuan.

Pesta
Sebuah pesta juga bisa meningkatkan gairah perempuan. Mood yang terbentuk saat pesta, serta minuman beralkohol pada kadar yang pas membuat perempuan ingin bercinta.

Film Dewasa
Tak hanya pria, perempuan pun ternyata bisa naik libidonya saat menonton video dewasa. Tak salah rasanya bila sesekali Anda dan pasangan menonton film itu bersama, untuk menaikkan mood bercinta.

Hubungan Jarak Jauh
Mempunyai hubungan jarak jauh membuat perempuan menimbun hasratnya. Saat ia bertemu dengan pasangannya, maka hasratnya tak lagi bisa ditahan.

Berkarya
Perempuan sangat suka melakukan hal-hal yang melatih kreativitasnya, misalnya memasak, melukis dan sebagainya. Saat melakukan kegiatan itu, mood mereka menjadi senang. JikaAnda ‘menggoda’ mereka saat tengah berkarya, biasanya hasrat seks mereka cepat naik. Jadi tak ada salahnya ‘mengganggu’ pasangan saat mereka tengah sibuk berkarya.

Demikian penelitian pakar sek tentang alasan cewek pengen Ml, dan bagi anda yang merasa pasangan anda seorang vrigid, maka kenali lah gerak gerik dan apa alasan yang membuat dia merangsang dan mengajak anda untuk ML..

Yang Terjadi Saat Perempuan Orgasme


Kunci dari bangkitnya rangsangan pada perempuan adalah kondisi yang rileks.

Masalah orgasme pada perempuan adalah sesuatu yang rumit dan misterius. Para peneliti sudah banyak melakukan penelitian mengenai fenomena orgasme perempuan. Di antaranya, melakukan MRI scanning untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi pada otak perempuan pada saat orgasme (baca Orgasme Tanpa Sentuhan, Bisakah?).

Dr Barry Komisaruk, penulis The Science Of Orgasm, mengakui bahwa ada banyak hal mengenai seksualitas perempuan yang belum sepenuhnya dipahami. Namun metode MRI scanner ini memberikan banyak informasi. Misalnya saja, scanner tidak hanya menunjukkan area mana di bagian otak yang aktif selama orgasme, tetapi juga bagian mana yang tidak aktif. Terlihat juga bahwa perempuan mengalami orgasme secara berbeda daripada pria.

"Salah satunya, orgasme perempuan ternyata berlangsung lebih lama daripada pria, yang membuatnya lebih mudah untuk dipelajari," kata Dr Komisaruk.

Otak pria cenderung berfokus pada stimulasi fisik yang dikaitkan dengan kontak seksual, namun kunci dari gairah pada perempuan adalah kondisi yang rileks. Hasil scanning menunjukkan bahwa selama bercinta, bagian dari otak perempuan yang memproses rasa takut, kegelisahan, dan emosi, semakin rileks. Hal ini mencapai puncaknya ketika orgasme, dimana kegelisahan dan emosi pada otak perempuan secara efektif menutup untuk menghasilkan suatu keadaan nyaris trance.

Fenomena yang terjadi saat perempuan orgasme sungguh luar biasa. Detak jantungnya berlipat ganda, sensitivitasnya pada rasa sakit berkurang, aliran darah ke otak meningkat, dan perasaan senang, bahagia, dan cinta juga meningkat.

Menurut terapis seks Paula Hall, perempuan butuh merasa rileks dan aman supaya dapat berpasrah dan menikmati seks secara total. Jadi jika Anda tegang, terlalu memikirkan bahwa Anda harus mencapai klimaks, hal itu bisa mengacaukan kemampuan otak untuk mengalami orgasme.

Namun Paula mengingatkan, seks itu juga melibatkan manusia lain, sehingga mencapai orgasme sebenarnya bukan satu-satunya hal penting. "Jika Anda terlalu berfokus pada bagaimana mencapai klimaks, dan membuat hal itu sebagai tujuan utama, maka fokus Anda berdua bisa terpecah satu sama lain. Akhirnya, seks menjadi sangat egois," katanya.

Di lain pihak, Dr Komisaruk mencoba untuk lebih melihat sisi positifnya. Baginya, mendapatkan kenikmatan dari orgasme bisa menguatkan relasi pria dan wanita, dan membuat seks menjadi lebih berarti. Dengan mengusahakan orgasme dengan berbagai cara, perempuan juga tidak lantas diartikan terlalu memikirkan diri sendiri. Bila itu membuat perempuan bahagia dan lebih mencintai relasi berpasangannya, kenapa tidak?

Bagaimana Bisa Tahu Kita Sedang Orgasme?


Butuh waktu dan latihan untuk mengetahui bahwa kita sedang mengalami orgasme.

Masalah kesehatan seksual memang membuat banyak orang penasaran, sampai-sampai masalah yang paling mendasar pun masih sering ditanyakan. Para pakar menduga, hal ini disebabkan banyak orang masih belum menerima informasi yang dapat dipercaya.

Lissa Rankin, MD, dokter spesialis kandungan dan kebidanan, mengatakan bahwa banyak perempuan muda yang pengetahuan seksualnya sangat minim. Ia kerap bepergian untuk mengadakan ceramah, dan setiap kali menerima banyak pertanyaan yang begitu sederhana. Misalnya, bagaimana mengetahui bahwa mereka sedang mengalami orgasme?

"Boleh percaya boleh tidak, tapi itulah topik nomor satu yang selalu ditanyakan," ujar dokter yang juga penulis buku What’s Up Down There? ini.

Rekannya, Debby Herbenick, PhD, pengajar kesehatan seksual di Kinsey Institute, Indiana University di Bloomington, mendukung pernyataan Rankin. Ia menduga, hal itu disebabkan orgasme adalah sesuatu yang jarang sekali dibahas oleh perempuan muda, bahkan dengan teman-temannya sendiri. Sebab, mereka khawatir pertanyaan seputar hal tersebut akan membuat mereka disangka tidak becus dalam bercinta.

"Saya pernah memberi konseling perempuan usia 23 tahun yang mengaku belum pernah mengalami orgasme, dan ingin tahu apa yang salah dengannya, karena teman-teman perempuannya mengatakan selalu mencapai orgasme setiap kali bercinta. Tapi seringkali, mereka hanya berbohong pada satu sama lain," ujar penulis buku Read My Lips: A Complete Guide to the Vagina and Vulva ini.

Untuk menjawab rasa penasaran para perempuan muda ini, Rankin biasanya akan mengatakan bahwa kita butuh waktu dan latihan untuk mengetahui bahwa kita sedang mengalami orgasme. Dengan kata lain, ia mendorong para perempuan ini untuk menunggu sampai tiba waktu yang tepat ketika mereka cukup matang untuk mengetahuinya.

"Ada perbedaan antara kesenangan karena menjadi intim dengan seseorang, dan kesenangan karena tercapainya orgasme," katanya. "Ketika Anda mengalaminya, Anda pasti akan tahu."

Masih penasaran? Wajar saja, sebab apa yang dirasakan kaum perempuan saat orgasme akan sulit dijelaskan untuk mereka yang belum aktif secara seksual. Seperti disarankan oleh Rankin, mungkin Anda memang harus banyak latihan dulu bersama suami. Syaratnya, suami Anda pun bersedia membantu Anda memenuhi keingintahuan dan kebutuhan tersebut.

Bangkitkan Gairah lewat Kamar yang Seksi


Ciptakan suasana kamar seksi dengan sentuhan warna merah untuk membangkitkan gairah.

Kondisi kamar yang berantakan kerapkali bikin mood ikut tak karuan, termasuk juga hasrat berhubungan seksual. Suasana relaks dan seksi di kamar tidur mampu membangkitkan hasrat Anda dan pasangan. Karenanya, ciptakan romantisme dalam kamar tidur Anda, lalu nikmati suasana seksi berduaan.

Ian Kerner, PhD, konsultan dan terapis seksual yang juga penulis sejumlah buku terlaris di New York, memberikan sejumlah saran untuk membuat seksi kamar tidur Anda di rumah. "Kuncinya buat suasana serelaks mungkin di kamar dengan dekorasi. Anda tak harus mengubah ruangan, namun cukup menambahkan sejumlah benda inspiratif seperti lilin aromaterapi yang membangkitkan gairah, atau musik seksi yang meningkatkan hasrat, dan akhirnya memberikan relaksasi bagi pasangan," jelas Kerner.

* Mulai rapikan ruang kamar
Coba perhatikan kamar tidur Anda dari sudut yang berbeda. Bayangkan apa yang bisa Anda lakukan bersama pasangan di ruangan yang berantakan, atau tak membangkitkan mood atau gairah. Pada waktu bersamaan, mulailah membayangkan ruangan yang seksi, dari pencahayaan, dekorasi, bahkan pakaian yang Anda kenakan di kamar tidur.

* Singkirkan pengaruh negatif
Benda yang berserakan di kamar tidur terkadang berdampak negatif terhadap emosi dan meruntuhkan mood. Karenanya mulailah menyingkirkan berbagai barang atau benda yang merusak mood. Jangan biarkan kamar tidur dipenuhi dengan majalah yang bertebaran di kasur, tanaman yang sudah layu atau mati, tempat sampah yang penuh, atau kaus kaki yang berserakan.

* Tambahkan warna dan suasana seksi di kamar
Warna cat dinding atau wallpaper biru pucat atau hijau memang ideal untuk menciptakan suasana relaks di kamar. Namun berikan juga sentuhan warna cinta seperti merah dan pink untuk membangkitkan hasrat. Pertimbangkan juga untuk mengecat ulang kamar tidur Anda, atau alternatifnya, tambahkan aksesori seperti bantal atau seprei dengan warna cerah. Selain warna kamar, ubah juga suasana dengan aroma bunga segar atau lilin aromaterapi agar kesan seksi semakin kental. Untuk lilin aromaterapi pilih aroma kayu manis dan vanila, yang bisa membangkitkan gairah. Aroma lain yang memancing libido di antaranya jahe, lavender, lemon, jeruk, patchouli, dan mawar. Jangan lupa, lengkapi suasana seksi dengan alunan musik lembut. Ciptakan playlist lagu romantis dan seksi di pemutar musik di kamar Anda.

* Simpan sex toys dengan rapi
Gunalkan sex toys yang bisa membantu membangkitkan libido Anda dan pasangan. Termasuk juga minyak untuk memijat, cairan lubrikasi, vibrator, atau apapun yang berkaitan dengan aktivitas seksual. Tempatkan barang-barang ini dalam satu wadah yang aman dan tak terjangkau oleh anak-anak.

* Saatnya bermanja bersama pasangan
Nah, jika suasana kamar sudah cukup sensual, Anda dan pasangan juga semakin relaks, waktunya bermanja dan menikmati intimasi. Bersantailah bersama pasangan di kamar yang seksi dan tertata rapi. Anda akan lebih menikmati seks bersama pasangan seperti pertama kali. Berikan perhatian penuh kepada pasangan untuk menikmati malam di kamar yang santai, romantis, dan seksi. Suasana seperti ini penting diciptakan untuk menjaga intimasi, kebersamaan, dan hasrat seksual pasangan menikah.